Perdebatan tentang Peran Ahli Gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Dokter Tan Shot Yen, seorang ahli gizi ternama, menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, yang menurutnya meremehkan profesi ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ucapan Cucun yang menyebut bahwa ahli gizi tidak diperlukan dalam program tersebut dan bisa digantikan oleh lulusan SMA membuat dokter Tan merasa pernyataan tersebut sangat tidak berdasar dan menyesatkan publik.
Dokter Tan pun angkat bicara dan menjelaskan secara detail mengenai pentingnya keahlian seorang ahli gizi dalam menjalankan program MBG. Ia menegaskan bahwa ahli gizi memiliki tanggung jawab besar, mulai dari analisis kebutuhan gizi hingga memastikan menu yang disusun benar-benar sesuai dengan kondisi para siswa di setiap sekolah. Contohnya, jika ditemukan banyak siswa yang mengalami kelebihan berat badan, maka komposisi makanan yang diberikan harus disesuaikan agar tidak memperburuk kondisi tersebut.
Ia menekankan bahwa penyusunan menu bukan hanya sekadar mengatur daftar makanan, tetapi juga melibatkan metode ilmiah untuk menganalisis kebutuhan nutrisi yang tepat bagi tiap kelompok usia. Selain itu, pemantauan status gizi anak-anak juga menjadi tanggung jawab moral seorang ahli gizi. Menurutnya, kemampuan ini tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang tanpa pendidikan formal.
Tanggung Jawab Ahli Gizi dalam Program MBG
Ahli gizi juga bertanggung jawab dalam mengawasi kualitas makanan yang dibagikan kepada para siswa untuk memastikan keamanan dan kelayakannya. Dokter Tan menyoroti bahwa peran ini tidak bisa digantikan oleh lulusan SMA yang hanya diberi pelatihan tiga bulan. Ia menegaskan bahwa keahlian dan kepakaran seorang ahli gizi tidak bisa diperoleh hanya dengan membaca kurva atau menghitung kalori.
Di tengah polemik yang memanas, dokter Tan sempat menyemprot balik pernyataan Cucun melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia menulis, "Semoga pada melek ya sebelum mulut njeplak!! Pejabat kok bikin malu." Ia juga memberikan komentar pedas lainnya dalam sebuah unggahan yang kembali memuat pernyataan kontroversial Cucun. "Boleh ga sih ANDA TAHU DIRI, POSISI ANDA SBG LEGISLATIF. ga usah campuri masalah teknis. Biarkan BGN dan Persagi berembuk. Ga usah ikutan nimbrung panggung," tulisnya tanpa ragu.
Latar Belakang Profesional Dokter Tan Shot Yen
Sebagai sosok yang dikenal luas di dunia kesehatan, dokter Tan memiliki latar belakang akademis dan profesional yang kuat. Wanita kelahiran Beijing pada 17 September 1964 ini menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Tarumanagara dan kemudian melanjutkan karier di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Ia juga meraih gelar Magister Humaniora dan dikenal sebagai penulis buku bertajuk Nasehat buat Sehat yang banyak dibaca masyarakat.
Selain itu, dokter Tan pernah mengambil pendidikan pascasarjana dalam bidang instructional physiotherapy di Perth, Australia, serta mempelajari penyakit menular seksual dan HIV-AIDS di Thailand. Pendidikan filsafat yang ia tempuh di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara juga memperkaya cara pandangnya dalam mengkritisi isu-isu kesehatan publik.
Kontroversi di Balik Perdebatan
Pernyataan Cucun sendiri diunggah oleh akun TikTok @hudadv pada Minggu (16/11/2025). Kejadian ini bermula saat seorang peserta dalam acara bertajuk Rapat Konsolidasi SPPG memberikan solusinya terkait kesulitan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mencari ahli gizi. Peserta itu meminta jika memang nantinya pengawas di SPPG tidak memiliki latar belakang pendidikan gizi, maka ia ingin tidak digunakannya embel-embel orang terpilih tersebut sebagai ahli gizi.
Cucun kemudian menyebut bakal rapat dengan BGN untuk mengubah diksi ahli gizi dalam program MBG. Ia menyatakan bahwa diksi tersebut bakal diganti menjadi 'tenaga yang menangani gizi'. Dengan perubahan tersebut, Cucun menegaskan BGN tak perlu lagi merekrut ahli gizi untuk program MBG. Ia menyarankan bahwa ahli gizi nantinya bisa diganti dengan orang yang lulusan SMA dan diberi pelatihan tiga bulan terkait gizi.

Pernyataan Cucun
Akun Gerindra Ikut Beri Komentar
Terbaru, akun resmi Partai Gerindra memberikan komentar mengenai ucapan kontroversial Cucun yang kadung viral di media sosial. Partai Gerindra juga meluruskan bahwa pernyataan itu dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR RI, bukan dari pihak Badan Gizi Nasional (BGN). "Bahaya banget itu ngomongnya. Anggota DPR itu yang ngomong bukan dari BGN," kata Admin Gerindra menanggapi video yang viral di TikTok pada Minggu (16/11/2025).
0 Response to "Sentil Cucun, Dokter Tan Beber Pentingnya Ahli Gizi di MBG, Sebut Pejabat Bikin Malu: Mulut Njeplak"
Posting Komentar